Kemana setelah SMA?
media-itsar :: Umum :: Your first forum
Page 2 of 2•
Page 2 of 2 •
1, 2
UGM dadaah!!
Alhamdulillah, akhirnya pengumumannya datang juga, sampai ngebela-belain nunggu jam 12 malem. Walaupun hasilnya saya ga keterima UGM, setidaknya hati sudah plong. Tak ada keraguan lagi : SNMPTN!! Untuk bunda tersayang, maaf telah membuat resah. Insya Allah saya akan melakukan yang terbaik di tgl 2-3 Juli nanti.
For mapren, teuteup SEEUUMANGAAAT yaaaahh!! Pasti ini yang terbaik. keep fighting, tetep berjuang, keyy!!

For mapren, teuteup SEEUUMANGAAAT yaaaahh!! Pasti ini yang terbaik. keep fighting, tetep berjuang, keyy!!
insya Alloh yang terbaik...
Alhamdulillah saya keterima di FTMD ITB (Fakultas Teknik Mesin Dirgantara)..
Semoga ini yang terbaik...
Semoga sy bisa survive di sana...
Buat temen2 yg lain... berjuang yah!!!
Semoga ini yang terbaik...
Semoga sy bisa survive di sana...
Buat temen2 yg lain... berjuang yah!!!
Jalan kita adalah jalan Perjuangan
Terkisah hijrah pasukan muslim dari mekkah ke madinah yang dilakukan dalam jumlah yang berbeda-beda, dan cara yang berbeda-beda pula. Di saat keadan kota mekkah sudah tak lagi bersahabat, dan Madinah adalah tujuan mulia para perindu syurga dan Kasih sayang Allah... Begitu berat jalan yang dilalui, begitu panjang jarak yang ditempuh, begitu lelah jasad ini rasanya.... Satu persatu pasukan mukmin sampai ke negeri yang dijanjikan, namun ada pula yang terhambat, tersesat, dan tertinggal di perjalanan.... Demi sebuah negeri baru yang lebih menyokong da'wah... demi berlangsungnya amal dakwah fisabilillah ini, hijrah, perjalanan, dan perjuangan tidak bisa dihindarkan lagi.
Maha suci Allah yang mencintai sahabat-sahabat Rasul.... mereka berhijrah dengan jalan dan tindakan yang berbeda-beda.... Umar tak perlu pikir panjang. Cukup berkata : "Barangsiapa seorang istri ingin kehilangan suaminya, dan seorang anak ingin kehilangan bapaknya... Maka hadapilah saya!!!" Umar hijrah menuju Madinah melalui jalan biasa dan dibiarkan begitu saja oleh orang Quraisy... Terkisah juga Abdurrahman bin Auf yang terhadang oleh pasukan kafir di tengah perjalanan. Abdurrahman bin Auf menawarkan informasi tempat ia menyembunyikan hartanya kepada si penghadang dengan jaminan agar Abdurrahman bin Auf dapat meneruskan perjalanan menuju madinah... Sebuah perniagaan yang sangat menguntungkan.... Abdurrahman membeli surga dengan pengorbanannya... kemudian kisah Abu Bakar yang senantiasa menemani Rasulullah walau kakinya dipatuk ular di dalam Gua Tsur, kemudian dikejar-kejar oleh suraqah di tengah perjalanan hingga Allah berkuasa membuat pincang kuda suraqah.....
Perjuangan panjang ini berakhir gemilang dengan tibanya seluruh umat muslim di Madinah dengan diiringi Nasyid Solawat Badar yang meneguhkan jiwa....
Kepada teman-teman kelas 3, teruslah berjuang hingga akhir perjuangan ini.... Ini adalah satu episode dari sekian banyak episode kehidupan kita hingga akhir hayat... setelah langkag kesatu, masih ada langkah kedua, ketiga dan keempat, tetapi langkah keseratus bukanlah langkah yang keterakhir!!!! Allahuakbar!!!
Maha suci Allah yang mencintai sahabat-sahabat Rasul.... mereka berhijrah dengan jalan dan tindakan yang berbeda-beda.... Umar tak perlu pikir panjang. Cukup berkata : "Barangsiapa seorang istri ingin kehilangan suaminya, dan seorang anak ingin kehilangan bapaknya... Maka hadapilah saya!!!" Umar hijrah menuju Madinah melalui jalan biasa dan dibiarkan begitu saja oleh orang Quraisy... Terkisah juga Abdurrahman bin Auf yang terhadang oleh pasukan kafir di tengah perjalanan. Abdurrahman bin Auf menawarkan informasi tempat ia menyembunyikan hartanya kepada si penghadang dengan jaminan agar Abdurrahman bin Auf dapat meneruskan perjalanan menuju madinah... Sebuah perniagaan yang sangat menguntungkan.... Abdurrahman membeli surga dengan pengorbanannya... kemudian kisah Abu Bakar yang senantiasa menemani Rasulullah walau kakinya dipatuk ular di dalam Gua Tsur, kemudian dikejar-kejar oleh suraqah di tengah perjalanan hingga Allah berkuasa membuat pincang kuda suraqah.....
Perjuangan panjang ini berakhir gemilang dengan tibanya seluruh umat muslim di Madinah dengan diiringi Nasyid Solawat Badar yang meneguhkan jiwa....
Kepada teman-teman kelas 3, teruslah berjuang hingga akhir perjuangan ini.... Ini adalah satu episode dari sekian banyak episode kehidupan kita hingga akhir hayat... setelah langkag kesatu, masih ada langkah kedua, ketiga dan keempat, tetapi langkah keseratus bukanlah langkah yang keterakhir!!!! Allahuakbar!!!
Jadi Dokter
Assalamualaikum. Lama tak berinteraksi dengan Med-It. dengan ITSAR juga. SNMPTN besok. Doakan yaa! Maaf jarang nongol, emang sengaja. Soalnya saya ga kuat ngeliat kalian rapat, pengen ikutan, gitu. Tapi saya rasa akan lebih adil buat fokus dulu sama SNMPTN, menunaikan kewajiban sebagai seorang anak n seseorang yang mengaku punya cita-cita (tapi teman saya pernah bilang, yang penting bukan fokus, tapi efektif. Berbekas sampai sekarang kata-katanya.. ). Teuteup semangat yaaa buat M-CAMP!!!
Sya mau curhat dulu ya!
Beberapa hari yang lalu, ketika sedang mejeng di NF untuk ikut tambahan, saya memikirkan nilai-nilai TO saya. Alhamdulillah, FK UNPAD masih bisa terkejar, cuma satu yang jadi ganjalan : BIOLOGI. Nilai Biologi saya ga terlalu jelek-jelek amat, sedikit fluktuatif, tapi sayangnya ga pernah mencapai 40. Saya ga akan mempermasalahkan itu kalo saya ga ingin jadi dokter, cuma salah seorang guru saya berkata, "itu modal awal kamu buat jadi dokter, mi..". Saya pun jadi kepikiran, biasalah, ga bisa diem ngedenger orang lain ngomong sesuatu tentang saya. Berhari-hari saya bermeditasi, bertanya dalam hati "Beneran kamu mau jadi dokter, mi??". Jujur, saya emang lebih seneng hitungan daripada hapalan, nilai fisika saya yang 28 lebih saya banggakan karena tu pelajaran emang sedikit susah daripada membanggakan nilai Biologi saya.
Lalu ilham itu datang satu persatu. Pertama didapat dari pelajaran BIP (kalo di SMA mah BK). K'Arif, guru BIP bilang : "Ga ada yang namanya potensi Biologi, Fisika, matematika, yang ada adalah potensi-potensi yang mendukung kamu untuk bisa unggul di bidang-bidang tersebut." Iya juga ya, rasanya terlalu sempit mengkotak-kotakkan potensi pada mata pelajaran tertentu..
Ilham kedua, saya ngobrol-ngobrol dengan guru geografi, beliau bilang " Ga ada yang ga bisa kamu pelajari. Semua pasti bisa asal kamu emang ingin mempelajari itu." Okeyy, saya pasti bisa betah belajar di FK kalau saya mau..
Ilham ketiga, guru Matematika saya dulu, Bang Kemal, yang seorang dokter, mentransferkan pengaruh-pengaruh FK nya sama anak NF. Walaupun saya cuma dapet dari mulut ke mulut perkataannya bang Kemal, ada yang membuat saya jadi semangat lagi masuk FK, "dokter itu..merupakan salah satu profesi yang gampang untuk membantu orang lain, ladang amalnya gede. Kalo kita milih suatu jurusan cuma karena ga cocok sama pelajaran ini atau itu, itu menandakan kita belum cukup dewasa untuk memilih."
Wusshh! Iya juga yaa! Ke mana motivasi-motivasi kamu dulu buat jadi dokter,mi?? Seharusnya itu cukup menutup semua pikiran bahwa saya ga cocok jadi dokter. Sempit sekali pemikiran saya bahwa saya ga bisa jadi dokter karena ga suka hapalan.
Ok! Segitu aja. Intinya sih satu : Saya Pengen jadi DOKTER! Entah kalo saya keterimanya di FMIPA ITB, dipikirinnya nanti aja deh. hehe.
-From great smile comes great maturity.- So, teuteup senyum yaa!! Cheese!! Semangaat!!!

Sya mau curhat dulu ya!
Beberapa hari yang lalu, ketika sedang mejeng di NF untuk ikut tambahan, saya memikirkan nilai-nilai TO saya. Alhamdulillah, FK UNPAD masih bisa terkejar, cuma satu yang jadi ganjalan : BIOLOGI. Nilai Biologi saya ga terlalu jelek-jelek amat, sedikit fluktuatif, tapi sayangnya ga pernah mencapai 40. Saya ga akan mempermasalahkan itu kalo saya ga ingin jadi dokter, cuma salah seorang guru saya berkata, "itu modal awal kamu buat jadi dokter, mi..". Saya pun jadi kepikiran, biasalah, ga bisa diem ngedenger orang lain ngomong sesuatu tentang saya. Berhari-hari saya bermeditasi, bertanya dalam hati "Beneran kamu mau jadi dokter, mi??". Jujur, saya emang lebih seneng hitungan daripada hapalan, nilai fisika saya yang 28 lebih saya banggakan karena tu pelajaran emang sedikit susah daripada membanggakan nilai Biologi saya.
Lalu ilham itu datang satu persatu. Pertama didapat dari pelajaran BIP (kalo di SMA mah BK). K'Arif, guru BIP bilang : "Ga ada yang namanya potensi Biologi, Fisika, matematika, yang ada adalah potensi-potensi yang mendukung kamu untuk bisa unggul di bidang-bidang tersebut." Iya juga ya, rasanya terlalu sempit mengkotak-kotakkan potensi pada mata pelajaran tertentu..
Ilham kedua, saya ngobrol-ngobrol dengan guru geografi, beliau bilang " Ga ada yang ga bisa kamu pelajari. Semua pasti bisa asal kamu emang ingin mempelajari itu." Okeyy, saya pasti bisa betah belajar di FK kalau saya mau..
Ilham ketiga, guru Matematika saya dulu, Bang Kemal, yang seorang dokter, mentransferkan pengaruh-pengaruh FK nya sama anak NF. Walaupun saya cuma dapet dari mulut ke mulut perkataannya bang Kemal, ada yang membuat saya jadi semangat lagi masuk FK, "dokter itu..merupakan salah satu profesi yang gampang untuk membantu orang lain, ladang amalnya gede. Kalo kita milih suatu jurusan cuma karena ga cocok sama pelajaran ini atau itu, itu menandakan kita belum cukup dewasa untuk memilih."
Wusshh! Iya juga yaa! Ke mana motivasi-motivasi kamu dulu buat jadi dokter,mi?? Seharusnya itu cukup menutup semua pikiran bahwa saya ga cocok jadi dokter. Sempit sekali pemikiran saya bahwa saya ga bisa jadi dokter karena ga suka hapalan.
Ok! Segitu aja. Intinya sih satu : Saya Pengen jadi DOKTER! Entah kalo saya keterimanya di FMIPA ITB, dipikirinnya nanti aja deh. hehe.
-From great smile comes great maturity.- So, teuteup senyum yaa!! Cheese!! Semangaat!!!
GoodBye topic ...
SPMB ups SNMPTN sedang berlangsung.... ini adalah hari kedua.
Subhanallah kalo ngeliat perjuangan temen-temen yang mau SNMPTN... luar biasa...
kebetulan di kosan ada adik temen yg mau SNMPTN.. tiap malem dia minta ditemenin belajar ama kami para penghuni kost-kostan, kami jadi sasaran empuknya melancarkan serangan pertanyaan-pertanyaan soal-soal TO n Problem set.. sampai-sampai kayaknya kami juga siap kalo harus SPMB lagi...( hehe... lebay).
Pokoknya luar biasa lah prjuangannya... Pasti temen-temen ITSAR'ers yg mau SNMPTN pun telah menjalalani hari denga cara yg kutang lbih sama dengan dia "nO day without Learn"...
Nah ... Sekarang adalah masa yg mnentukan buat temen2... Semoga diberi kelanncaran dalam mengerjakan soal... semoga dapat menggunakan kemampuannya seoptimal mungkin, diingatkan pada tumus-tumus yg terlupa, diberi ketenangan dan dijauhkan dari kekeliruan dalam menghitung atau memahami soal...
AAMIIN...
Chaiyoo !!! Ganbatte Kudasai !!

Subhanallah kalo ngeliat perjuangan temen-temen yang mau SNMPTN... luar biasa...
kebetulan di kosan ada adik temen yg mau SNMPTN.. tiap malem dia minta ditemenin belajar ama kami para penghuni kost-kostan, kami jadi sasaran empuknya melancarkan serangan pertanyaan-pertanyaan soal-soal TO n Problem set.. sampai-sampai kayaknya kami juga siap kalo harus SPMB lagi...( hehe... lebay).
Pokoknya luar biasa lah prjuangannya... Pasti temen-temen ITSAR'ers yg mau SNMPTN pun telah menjalalani hari denga cara yg kutang lbih sama dengan dia "nO day without Learn"...
Nah ... Sekarang adalah masa yg mnentukan buat temen2... Semoga diberi kelanncaran dalam mengerjakan soal... semoga dapat menggunakan kemampuannya seoptimal mungkin, diingatkan pada tumus-tumus yg terlupa, diberi ketenangan dan dijauhkan dari kekeliruan dalam menghitung atau memahami soal...
AAMIIN...
Chaiyoo !!! Ganbatte Kudasai !!
Page 2 of 2 •
1, 2



